
Yayasan Cinta Daarud Dakwah Lombok (YCDDL) hadir sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam yang berkomitmen mencetak generasi Qur’ani di Indonesia. Berdiri pada tanggal 27 Juni 2024 di Dusun Banyumulek Timur, Lombok Barat, yayasan ini membawa visi besar: mencetak satu juta penghafal Al-Qur’an dan memberikan kesempatan beasiswa kuliah di Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir.
Didirikan dengan semangat ikhlas dan tanggung jawab, YCDDL lahir dari keprihatinan terhadap pentingnya pendidikan Al-Qur’an di tengah arus globalisasi yang semakin kuat. Kehadiran yayasan ini menjadi wujud nyata ikhtiar mencetak generasi muda yang beriman, berakhlak, dan berilmu pengetahuan.
Program Unggulan
Ada dua program unggulan yang menjadi fokus Yayasan Cinta Daarud Dakwah Lombok. Pertama, Program 1 Juta Penghafal Al-Qur’an, yang bertujuan membimbing para santri agar mampu menghafal 30 juz Al-Qur’an. Program ini dilaksanakan dengan metode terarah, kurikulum yang terstruktur, serta bimbingan guru-guru berkompeten. Tidak hanya hafalan, santri juga dibekali pemahaman tajwid, tafsir, dan adab menjaga kalamullah.
Kedua, Program Beasiswa Al-Azhar Kairo. Program ini menjadi kesempatan emas bagi santri terbaik untuk melanjutkan studi di Universitas Al-Azhar Mesir, salah satu pusat keilmuan Islam terbesar di dunia. Melalui program ini, yayasan berharap dapat melahirkan ulama dan cendekiawan Muslim yang membawa manfaat besar bagi masyarakat Indonesia.
Dukungan Pendidikan dan Pengabdian
Dalam upaya memperluas manfaat, YCDDL bekerja sama dengan Yayasan Pondok Pesantren Nurul Ilmi di Lombok Barat. Kolaborasi ini difokuskan pada peningkatan kualitas pendidikan, manajemen, serta pengembangan kompetensi sumber daya manusia. Dengan kerjasama ini, diharapkan tujuan besar mencetak satu juta hafizh Al-Qur’an bisa lebih mudah terwujud.
Selain fokus pada penghafalan Al-Qur’an, yayasan juga menyiapkan berbagai program pendidikan formal dan non-formal. Program formal yang akan hadir antara lain TK, MI, MTs, MA, hingga SMK dengan kurikulum Kemdikbud, Kemenag, serta kurikulum khas pesantren. Sedangkan pendidikan non-formal mencakup Madrasah Diniyah, kajian kitab kuning, tahfidz, hingga pembelajaran bahasa Arab dan Inggris.
Tidak hanya itu, santri juga dibekali berbagai kegiatan ekstrakurikuler seperti seni hadroh, pramuka, olahraga, serta desain grafis dan multimedia. Semua ini menjadi bagian penting dalam mencetak generasi seimbang antara ilmu agama, keterampilan, dan akhlak.
Harapan dan Dukungan
Sejak berdiri, Yayasan Cinta Daarud Dakwah Lombok telah mendapatkan apresiasi dari berbagai kalangan. Para wali santri, tokoh masyarakat, hingga alumni merasakan langsung manfaatnya. Banyak santri yang berhasil menghafal belasan juz di usia muda, sementara masyarakat merasakan keberkahan dari program dakwah yang rutin dilakukan.
Ke depan, yayasan berharap dukungan dari seluruh pihak, baik masyarakat umum, pemerintah, maupun donatur. Dukungan ini sangat penting agar program-program unggulan dapat berjalan dengan baik dan lebih banyak santri mendapatkan kesempatan pendidikan berkualitas.
Penutup
Yayasan Cinta Daarud Dakwah Lombok adalah bukti nyata bahwa dengan niat ikhlas dan tekad kuat, cita-cita besar bisa diwujudkan. Melalui visi mencetak satu juta penghafal Al-Qur’an dan memberi beasiswa ke Al-Azhar Kairo, YCDDL berkomitmen menjadi lembaga pendidikan yang melahirkan generasi Qur’ani untuk masa depan bangsa dan agama.
Semoga keberadaan yayasan ini menjadi amal jariyah bagi semua pihak yang mendukung, sekaligus menjadi cahaya bagi anak-anak bangsa di seluruh penjuru Nusantara.